Tari Baka atau tarian Gendang Baka merupakan tarian daerah yang berasal dari Karo, Sumatera Utara. Tarian ini menggambarkan seseorang paranormal atau yang sering disebut sebagai orang pintar yang sedang menyembuhkan orang sakit.
Tari Baka atau tarian Gendang Baka merupakan tarian daerah yang berasal dari Karo, Sumatera Utara. Tarian ini menggambarkan seseorang paranormal atau yang sering disebut sebagai orang pintar yang sedang menyembuhkan orang sakit. Tarian ini bermula dari zaman dahulu kala ketika masyarakat di dataran tinggi Karo masih mengandalkan orang pintar atau paranormal. Hampir semua masalah yang ada disampaikan kepada orang pintar atau paranormal khususnya untuk masalah penyakit. Masyarakat setempat akan membawanya kepada orang pintar untuk disembuhkan. Dalam proses penyembuhan, orang pintar atau paranormal itu menggunkan sebuah keranjang dan mangkok khusus untuk tempat ramuan-ramuan obat.
Pada awalnya, ritual baka hanya dilakukan untuk menyembuhkan orang-orang dari golongan raja- raja atau kasta menengah ke atas. Sebagai sebuah upacara ritual, tarian ini digunakan untuk memanggil atau mengundang roh-roh leluhur agar masuk ke tubuh guru sibaso, sehingga dapat mengobati seseorang yang lemah, menjadi kuat seperti besi baja. Seiring berkembangnya zaman dan masuknya agama ke Tanah Karo, maka acara ritual gendang baka tidak lagi dijalankan sebagai media penyembuhan atau penguatan roh tenndi. Untuk menjaga agar tari baka tetap bisa dilestarikan di Desa Lingga yang menjadi Desa adat budaya.
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Baka”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.
Baka is Indonesian Traditional Dance, according to the structured record cited below. This entry was generated automatically from that record and has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1