Cakalang sous merupakan olahan kuliner khas Minahasa, Sulawesi Utara. Kuliner ini menggunakan cakalang fufu (ikan cakalang yang dimasak dengan cara diasapi) sebagai bahan utama.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Cakalang sous merupakan olahan kuliner khas Minahasa, Sulawesi Utara. Kuliner ini menggunakan cakalang fufu (ikan cakalang yang dimasak dengan cara diasapi) sebagai bahan utama. Penggunaan istilah “sous” dalam penamaan hidangan ini berkaitan dengan pengaruh sejarah kolonial Belanda di Sulawesi Utara, yang turut memperkenalkan sejumlah kosakata serapan ke dalam bahasa dan tradisi kuliner setempat; kata “sous” berasal dari bahasa Belanda yang berarti saus atau sambal.
Proses pembuatan cakalang sous relatif sederhana dan umumnya melibatkan dua tahap utama. Ikan cakalang fufu digoreng, kemudian dicampurkan dengan sambal khas yang bercita rasa pedas dan segar. Hidangan ini umumnya disajikan sebagai lauk pendamping nasi.
Cakalang sous dikenal luas dan tersebar di berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Utara. Meskipun berasal dari Minahasa, hidangan ini banyak dijumpai di Kota Manado dan disajikan di hampir setiap rumah makan ataupun warung makan sebagai pilihan lauk untuk konsumsi sehari-hari.
The text above is adapted from the Wikipedia article “Cakalang sous”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.
Cakalang sous is traditional food from Manado, according to the structured record cited below. This entry was generated automatically from that record and has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1