Family unrecorded

Koja

Indonesia

Koja merupakan kerajinan khas dari orang Sunda Badui yang berupa sebuah tas. Tas ini dibuat dari bahan yaitu kayu teureup (bahasa Latin: Artocarpus) yang memiliki ketertahanan terhadap rayap.

Koja Transjakarta BRT Station building on January 12, 2024.
Training Menggunakan Mesin Antrian di RSUD Tugu Koja
Genta Koja at Ishikawa Multipurpose Dome, Uruma, Okinawa Prefecture, Japan
Photo: Enperfectify World · CC BY 4.0+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words

Quick guide to Koja

Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0

Koja merupakan kerajinan khas dari orang Sunda Badui yang berupa sebuah tas.

01 · What it is
Living Tradition

Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.

02 · Where & name
Indonesia

Placed on record in Indonesia.

03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)

Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

04 · Proof & reuse
1 cited source

Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.

Common Questions Answered on Record
What is Koja in plain words?

Koja merupakan kerajinan khas dari orang Sunda Badui yang berupa sebuah tas.

Where is Koja practised or documented?

Sources on this page place Koja in Indonesia.

What is the current condition of Koja today?

□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

How do I cite or share this Koja entry?

Cite as: "Koja." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/koja, text CC BY-SA, with attribution.

Share or cite this roomNo tracking · CC BY-SA 4.0
WhatsAppXLinkedInRedditFacebook

The tradition & historical record

1 min read · 1 source

Koja merupakan kerajinan khas dari orang Sunda Badui yang berupa sebuah tas. Tas ini dibuat dari bahan yaitu kayu teureup (bahasa Latin: Artocarpus) yang memiliki ketertahanan terhadap rayap. Kerajinan ini terbuat secara tradisional, yaitu dengan cara masih menggunakan tangan dengan cara disimpul dan proses ini dimulai dengan mencari pohon yang di ambil sebagai bahan dasarnya. Pertama, kulit kayu direndam agar serat-seratnya terpisah, kemudian dijemur hingga kering dan dianyam membentuk sebuah tas. Jenis simpul yang digunakan adalah simpul jangkar tetapi masyarakat Badui menamainya sendiri dengan sebutan "jegjeg" yang artinya simpul tegak sejajar, dalam filosofi masyarakat Badui, agar tidak mudah dipengaruhi oleh budaya luar. Tas koja berfungsi sebagai wadah tempat membawa alat-alat pertanian atau membawa hasil panen dari masyarakat Badui. Tas ini dapat dipakai dengan cara dijinjing pada bagian pundak atau juga bisa disilang pada bagian pundak.

The text above is adapted from the Wikipedia article “Koja”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.

Koja is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1

No recording linked yet — know one? Point at it →
Sources on Record
Sourced or Silent · Still Open

Questions awaiting a cited source

+ Answer with a source →
How many people perform it today?
When is it first attested, and by whom?
Is there a second, independent source?