Family unrecorded

kue abug

Indonesia

Kue abug atau kue abuk adalah salah satu makanan tradisional Betawi. Jenis jajanan ini memiliki cita rasa yang manis dan dapat disajikan sebagai bekal dalam perjalanan.

isian bagian dalam kue abug Betawi
Photo: Writingtradition · CC BY 4.0+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words

Quick guide to kue abug

Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0

Kue abug atau kue abuk adalah salah satu makanan tradisional Betawi.

01 · What it is
Living Tradition

Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.

02 · Where & name
Indonesia

Placed on record in Indonesia.

03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)

Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

04 · Proof & reuse
2 cited sources

Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.

Chapter Takeaways
PenyajianKue abug dapat disajikan dalam upacara-updacara adat seperti perkawinan atau sunatan.
Cara pembuatanKue abug dibuat dengan beberapa bahan utama, yaitu tepung beras, tepung sagu, kelapa muda yang diparut, gula merah, dan garam.
Common Questions Answered on Record
What is kue abug in plain words?

Kue abug atau kue abuk adalah salah satu makanan tradisional Betawi.

Where is kue abug practised or documented?

Sources on this page place kue abug in Indonesia.

What is the current condition of kue abug today?

□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

How do I cite or share this kue abug entry?

Cite as: "kue abug." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/kue-abug, text CC BY-SA, with attribution.

Share or cite this roomNo tracking · CC BY-SA 4.0
WhatsAppXLinkedInRedditFacebook

The tradition & historical record

2 min read · 2 sources

Kue abug atau kue abuk adalah salah satu makanan tradisional Betawi. Jenis jajanan ini memiliki cita rasa yang manis dan dapat disajikan sebagai bekal dalam perjalanan. Selain untuk bekal, kue abug juga sering disajikan dalam upacara-upacara adat, seperti perkawinan, sunatan, atau di akhir bulan Ramadhan. 1

Penyajian

Kue abug dapat disajikan dalam upacara-updacara adat seperti perkawinan atau sunatan. Selain itu, kue ini juga biasanya disajikan di malam-malam ganjil akhir Ramadhan. Kue ini dapat disajikan dalam budaya Ngejot oleh masyarakat Betawi di daerah Depok. Budaya Ngejot ini adalah budaya untuk berbagi makanan, khususnya kepada kerabat yang lebih tua. Isian makanan yang dibawa biasanya berupa nasi, semur daging, ikan, atau ayam, ikan mas dengan emping, dan pelengkap termasuk kue abug. 1

Cara pembuatan

Kue abug dibuat dengan beberapa bahan utama, yaitu tepung beras, tepung sagu, kelapa muda yang diparut, gula merah, dan garam. Pertama, tepung beras, tepung sagu, dan garam dicampurkan dan berikan air panas dan kelapa parut. Setelah itu, adonan diberikan gula merah di tengahnya dan dibungkus dengan daun pisang dengan bentuk limas atau segi tiga. Setelah itu, adonan yang dibungkus dikukus hingga matang, biasanya memerlukan waktu sekitar 30 menit. Kue ini biasanya dimakan saat sedang hangat. Namun, jika diproses dan disimpan dengan baik, kue ini dapat bertahan hingga sekitar 3 hari. 1

The text above is adapted from the Wikipedia article “Kue abug”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1

kue abug is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2

No recording linked yet — know one? Point at it →
Sources on Record
[1]Wikipedia: Kue abug · encyclopedia
Sourced or Silent · Still Open

Questions awaiting a cited source

+ Answer with a source →
How many people perform it today?
When is it first attested, and by whom?