Family unrecorded

Megengan Demak

Indonesia

Megengan adalah pasar tiban yang digelar menjelang Bulan Ramadhan. Megengan diadakan di Alun-Alun Kabupaten Demak. Megengan dalam bahasa Jawa bermakna menahan.

No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Archival typographic plate · seeded for Megengan Demak+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words

Quick guide to Megengan Demak

Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0

Megengan adalah pasar tiban yang digelar menjelang Bulan Ramadhan.

01 · What it is
Living Tradition

Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.

02 · Where & name
Indonesia

Placed on record in Indonesia.

03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)

Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

04 · Proof & reuse
2 cited sources

Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.

Chapter Takeaways
Lihat pulaDhandhangan, festival penyambutan Ramadan di Kudus Dugderan, festival penyambutan Ramadan di Semarang Baratan, festival penyambutan Ramadan di Jepara
Common Questions Answered on Record
What is Megengan Demak in plain words?

Megengan adalah pasar tiban yang digelar menjelang Bulan Ramadhan.

Where is Megengan Demak practised or documented?

Sources on this page place Megengan Demak in Indonesia.

What is the current condition of Megengan Demak today?

□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

How do I cite or share this Megengan Demak entry?

Cite as: "Megengan Demak." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/megengan-demak, text CC BY-SA, with attribution.

Share or cite this roomNo tracking · CC BY-SA 4.0
WhatsAppXLinkedInRedditFacebook

The tradition & historical record

1 min read · 2 sources

Megengan adalah pasar tiban yang digelar menjelang Bulan Ramadhan. Megengan diadakan di Alun-Alun Kabupaten Demak. Megengan dalam bahasa Jawa bermakna menahan. Selain hiburan kesenian rakyat, dalam acara megengan juga digelar aneka kuliner tradisional. Kuliner tersebut berjejer di sepanjang Simpang Enam hingga kawasan Pecinan Demak. Yang menarik, berbagai makanan dijual oleh para pedagang dadakan. Penjual yang demikian sebelumnya tidak pernah membuka warung. Namun, begitu ada megengan mereka berjualan. Mereka menjajakan masakan dengan menu-menu khas yang jarang dijumpai pada hari-hari biasa. Warga sekitar mendatangi event ini untuk memuaskan diri di dalam icip-icip masakan. 1

Lihat pula

Dhandhangan, festival penyambutan Ramadan di Kudus Dugderan, festival penyambutan Ramadan di Semarang Baratan, festival penyambutan Ramadan di Jepara 1

The text above is adapted from the Wikipedia article “Megengan Demak”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1

Megengan Demak is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2

The source record links this tradition to 1 external register, which can be verified through the citation. 2

No recording linked yet — know one? Point at it →
Sources on Record
[1]Wikipedia: Megengan Demak · encyclopedia
Sourced or Silent · Still Open

Questions awaiting a cited source

+ Answer with a source →
How many people perform it today?
When is it first attested, and by whom?
What does it look like? No licensed photograph yet.