Pesor adalah makanan khas Betawi atau Lombok yang terbuat dari nasi. Makanan ini mirip dengan makanan lain yang menggunakan nasi sebagai bahan utamanya, misalnya ketupat, lontong, atau buras.
Pesor adalah makanan khas Betawi atau Lombok yang terbuat dari nasi. Makanan ini mirip dengan makanan lain yang menggunakan nasi sebagai bahan utamanya, misalnya ketupat, lontong, atau buras. Yang membedakan adalah bentuknya yang biasanya berupa kotak. Hal ini dilakukan agar pesor lebih padat dan kecil dibandingkan dengan makanan berbahan nasi lainnya. Selain dapat dimakan langsung, pesor juga dapat dimakan dengan sayur pendamping, seperti lelawar. 1
Pesor Betawi dan Lombok
Meskipun memiliki nama yang sama, pesor khas Betawi dan Lombok memiliki sedikit perbedaan, khususnya pada bentuknya. Pesor khas Betawi berbentuk kotak dengan rasa yang lebih gurih oleh karena garamnya. Sementara itu, pesor khas Lombok biasanya lebih hambar dengan bentuk segitiga pipih. Selain itu, pesor di Betawi biasanya dapat dimakan sendiri atau denagn sayur pendamping seperti lelawar. Sementara itu, pesor di Lombok biasanya ditemani dengan sayur pelecing, kuah sayur asam, atau kuah lauk-lauk lain, seperti ayam, daging, dan lain sebagainya. 1
Cara membuat
Cara membuat pesor cukup sederhana. Pertama, beras yang telah dibersihkan ditanak. Lalu, nasi yang telah jadi dibungkus dengan daun pisang dan dikukus selama sekitar 1 jam. Setelah itu, pesor dapat dinikmati sendiri atau dengan sayur pendamping seperti lelawar. 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Pesor”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
pesor is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2