Sri Panganti adalah salah satu jenis kesenian tari tradisional yang berasal dari daerah Lamongan, Jawa Timur. Tarian ini diciptakan oleh Drs. Untung Mulyono.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Sri Panganti adalah salah satu jenis kesenian tari tradisional yang berasal dari daerah Lamongan, Jawa Timur. Tarian ini diciptakan oleh Drs. Untung Mulyono. Kata "Sri" memiliki arti perempuan dan kata "Panganti" memiliki arti menanti atau menunggu, yang berarti seorang perempuan yang sedang menanti pemuda idaman. Tari Sri Panganti menceritakan tentang kegembiraan anak-anak yang menginjak usia remaja yang jatuh cinta dan menanti seorang pemuda.
Gerakan tarian yang lemah gemulai menggambarkan para remaja yang berusaha memikat sang pemuda idaman. Tarian ini biasa ditampilkan pada acara pagelaran seni, kampoeng merdeka, wisuda, dan juga pernikahan. Kostum yang dikenakan adalah kostum yang "soft" dan tidak mencolok. Sri Panganti dapat ditampilkan oleh satu atau beberapa orang remaja saat sedang "dolanan" (dalam bahasa Indonesia bermain).
The text above is adapted from the Wikipedia article “Sri Panganti”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.
Sri Panganti is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1
The source record links this tradition to 1 external register, which can be verified through the citation. 1