Tari arak-arakan adalah salah satu tradisi dalam acara pernikahan yang berasal dari Sumatera Selatan, terutama dari daerah Empat Lawang, Palembang. Tradisi ini biasanya dilakukan sebelum pengantin naik ke pelaminan.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Tari arak-arakan adalah salah satu tradisi dalam acara pernikahan yang berasal dari Sumatera Selatan, terutama dari daerah Empat Lawang, Palembang.
01 · What it is
Living Tradition
Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.
02 · Where & name
Indonesia
Placed on record in Indonesia.
03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)
Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
04 · Proof & reuse
2 cited sources
Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.
Chapter Takeaways
Tujuan dari tradisi arak-arakanTujuan dari tradisi arak-arakan bukan hanya untuk melestarikan kebiasaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga memiliki makna penting lainnya.
Urutan Acara Arak-Arakan PengantinPersiapan Awal: Menyiapkan perlengkapan seperti payung pengantin dan perlengkapan lainnya.
Common Questions Answered on Record
What is Tari arak-arakan Palembang in plain words?
Tari arak-arakan adalah salah satu tradisi dalam acara pernikahan yang berasal dari Sumatera Selatan, terutama dari daerah Empat Lawang, Palembang.
Where is Tari arak-arakan Palembang practised or documented?
Sources on this page place Tari arak-arakan Palembang in Indonesia.
What is the current condition of Tari arak-arakan Palembang today?
□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
How do I cite or share this Tari arak-arakan Palembang entry?
Cite as: "Tari arak-arakan Palembang." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tari-arak-arakan-palembang, text CC BY-SA, with attribution.
Tari arak-arakan adalah salah satu tradisi dalam acara pernikahan yang berasal dari Sumatera Selatan, terutama dari daerah Empat Lawang, Palembang. Tradisi ini biasanya dilakukan sebelum pengantin naik ke pelaminan. Saat pengantin datang, mereka akan diarak dari mobil atau pintu masuk gedung menuju pelaminan. Dalam arak-arakan ini, ada sekelompok anak muda yang menari mengikuti musik marawis khas Palembang. Selain itu, keluarga pengantin juga ikut berjalan di belakang sambil membawa mas kawin dan berbagai hadiah pernikahan. Tradisi ini tidak hanya ada di pernikahan, tapi juga bisa dilakukan saat acara sunatan anak laki-laki. 1
Tujuan dari tradisi arak-arakan
Tujuan dari tradisi arak-arakan bukan hanya untuk melestarikan kebiasaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga memiliki makna penting lainnya. Tradisi ini dilakukan untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa sebuah pernikahan telah resmi dilangsungkan. Dengan begitu, tidak akan muncul kesalahpahaman atau fitnah di tengah-tengah warga. 1
Urutan Acara Arak-Arakan Pengantin
Persiapan Awal: Menyiapkan perlengkapan seperti payung pengantin dan perlengkapan lainnya.
Persiapan Pengiring:Menyiapkan kelompok pengiring seperti pencak silat, sarapal anam, tanjidor, dan lainnya.
Persiapan Lembaga Adat: Minimal tiga orang dari lembaga adat disiapkan untuk memberikan gelar atau julukan kepada kedua pengantin.
Penyusunan Barisan:Barisan disusun mulai dari rombongan pengantin, pejabat pemerintahan, hingga lembaga adat.
Prosesi Arak-Arakan: Dimulai dari kelompok sarapal anam, diikuti tanjidor, lalu pencak silat, berjalan sambil menampilkan atraksi.
Tiba di Lokasi Acara:Pengantin dan orang tua masing-masing diantar ke panggung oleh kelompok pagar pengantin, lalu menempati tempat duduk yang disediakan
Pembukaan Acara:MC membuka acara dengan penampilan tari sekapur sirih. Tepak diterima oleh kepala desa sebagai tanda resmi dimulainya acara.
Pemberian Gelar: Lembaga adat memberikan gelar atau julukan kepada kedua mempelai
Sambutan dan Penutup:Disampaikan sambutan dari kedua pihak, dilanjutkan dengan hikmah pernikahan, doa penutup, lalu ditutup dengan acara makan bersama. 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari arak-arakan Palembang”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Tari arak-arakan Palembang is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2