Tari Aseik merupakan tari tradisional masyarakat Kerinci, Provinsi Jambi, yang berkaitan erat dengan upacara Aseik. Tari ini menjadi bagian dari rangkaian ritual adat dan memiliki hubungan dengan penghormatan terhadap leluhur.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Tari Aseik merupakan tari tradisional masyarakat Kerinci, Provinsi Jambi, yang berkaitan erat dengan upacara Aseik. Tari ini menjadi bagian dari rangkaian ritual adat dan memiliki hubungan dengan penghormatan terhadap leluhur. Dalam pelaksanaannya, penari melakukan gerakan sambil membawa piring berisi air dan bunga, disertai lantunan tale atau syair tradisional. Aseik tidak hanya menjadi bentuk kesenian, tetapi juga mencerminkan hubungan masyarakat Kerinci dengan adat, lingkungan, dan leluhur. Tari Aseik terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Kerinci. 1
Referensi
= =Pranala luar =
EKSISTENSI TARI ASEIK DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA KERINCI, online-journal.unja.ac.id 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari aseik”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Tari aseik is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2