Tari Basalonde adalah salah satu bentuk tarian tradisional dari daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara. Tarian ini diciptakan oleh seorang raja dari daerah tersebut yang bernama Raja Mekongga sekitar abad ke 16.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Tari Basalonde adalah salah satu bentuk tarian tradisional dari daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara.
01 · What it is
Living Tradition
Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.
02 · Where & name
Indonesia
Placed on record in Indonesia.
03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)
Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
04 · Proof & reuse
2 cited sources
Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.
Chapter Takeaways
Gerakan TarianPara penari merentang-rentangkan tangannya ke kiri dan ke kanan, pada ujung jari telunjuk kedua tangannya diilitkan di ujung-ujung selendang yang mereka pakai (melingkar dipinggang dan diikat) ke belakang.
KostumKostum tarian ini adalah pakaian adat daerah kolaka yaitu baju lengan panjang tidak berleher dengan bukaan di depan dan berhias manik-manik disepanjang pinggirannya, sarung panjang sampai mata kaki, selendang, sanggul…
Instrumen TarianTari hiburan Basalonde menggunakan iringan musik tradisional khas Sulawesi Tenggara yakni dimba (gendang) dan tawa-tawa (gong).
Common Questions Answered on Record
What is Tari Basalonde in plain words?
Tari Basalonde adalah salah satu bentuk tarian tradisional dari daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Where is Tari Basalonde practised or documented?
Sources on this page place Tari Basalonde in Indonesia.
What is the current condition of Tari Basalonde today?
□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
How do I cite or share this Tari Basalonde entry?
Cite as: "Tari Basalonde." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tari-basalonde, text CC BY-SA, with attribution.
Tari Basalonde adalah salah satu bentuk tarian tradisional dari daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara. Tarian ini diciptakan oleh seorang raja dari daerah tersebut yang bernama Raja Mekongga sekitar abad ke 16. Gerakan tarian tersebut terinspirasi dari upacara adat setempat yang melambangkan pemujaan kepada Yang Maha Kuasa. Konon, sebenarnya tarian ini hanyalah sebagai tarian hiburan untuk menghibur sang raja dan keluarganya di dalam istana, tetapi kemudian dijadikan sebagai tari pada upacara pemujaan kepada dewa dan para leluhur mereka yang dianggap sakti.
Tari Basalonde ini dimainkan oleh wanita yang terdiri antara enam sampai sepuluh orang dan diiringi oleh instrumen Dimba (gendang) dan tawa-tawa (gong). Gerakan kaki pada tarian ini sama dengan gerakan pada tarian Lulo. 1
Gerakan Tarian
Para penari merentang-rentangkan tangannya ke kiri dan ke kanan, pada ujung jari telunjuk kedua tangannya diilitkan di ujung-ujung selendang yang mereka pakai (melingkar dipinggang dan diikat) ke belakang. Para penari tampak seperti burung-burung yang sedang terbang yang mengibas-ibaskan sayapnya. gerakan kaki kiri dan kanan bergantian menginjak-injak tanah sambil membuat lingkaran bergerak ke kanan dan ke kiri secara bersama-sama dengan langkah yang agak pendek, sementara tangan saling bergenggaman (saling merapatkan kedua telapak tangan seperti sedang memuja atau berdoa). 1
Kostum
Kostum tarian ini adalah pakaian adat daerah kolaka yaitu baju lengan panjang tidak berleher dengan bukaan di depan dan berhias manik-manik disepanjang pinggirannya, sarung panjang sampai mata kaki, selendang, sanggul yang dihiasi rangkaian bunga pinang goyang,anting-anting panjang terurai, gelang tangan, kalung panjang terurai dan perhiasan lainnya. 1
Instrumen Tarian
Tari hiburan Basalonde menggunakan iringan musik tradisional khas Sulawesi Tenggara yakni dimba (gendang) dan tawa-tawa (gong). Tarian Basalonde memiliki durasi kurang lebih 10 menit sesuai dengan kekuatan penari dan penabuhnya. 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Basalonde”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Tari Basalonde is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2
The source record links this tradition to 1 external register, which can be verified through the citation. 2