Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak merupakan tarian asal Pulau Numfor yang bertujuan sebagai tontonan dan bermakna ekspresi kemarahan yang ditarikan oleh sekelompok penari laki-laki yang terdiri dari berpuluh-puluh orang.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Archival typographic plate · seeded for Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words
Quick guide to Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak
Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0
Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak merupakan tarian asal Pulau Numfor yang bertujuan sebagai tontonan dan bermakna ekspresi kemarahan yang ditarikan oleh sekelompok penari laki-laki yang terdiri dari berpuluh-puluh orang.
01 · What it is
Living Tradition
Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.
02 · Where & name
Indonesia
Placed on record in Indonesia.
03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)
Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
04 · Proof & reuse
1 cited source
Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.
Common Questions Answered on Record
What is Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak in plain words?
Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak merupakan tarian asal Pulau Numfor yang bertujuan sebagai tontonan dan bermakna ekspresi kemarahan yang ditarikan oleh sekelompok penari laki-laki yang terdiri dari berpuluh-puluh orang.
Where is Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak practised or documented?
Sources on this page place Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak in Indonesia.
What is the current condition of Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak today?
□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
How do I cite or share this Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak entry?
Cite as: "Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tari-fayaryer-rak-wadwa-biak, text CC BY-SA, with attribution.
Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak merupakan tarian asal Pulau Numfor yang bertujuan sebagai tontonan dan bermakna ekspresi kemarahan yang ditarikan oleh sekelompok penari laki-laki yang terdiri dari berpuluh-puluh orang. Pada awalnya tarian asal Papua yang dulunya dikenal sebagai bumi Irian Jaya umumnya merupakan tarian upacara yang dianggap keramat dan tidak ditarikan pada sembarang tempat dan sembarang waktu. Tarian daerah Irian jaya umumnya merupakan ekspresi jiwa manusia yang ditampilkan untuk tujuan-tujuan dan ritual tertentu. Sejak tahun 1970-an putera-puteri Irian jaya mulai menyadari bahwa penting mengadakan kegiatan seni tari diluar tujuan agama dan upacara adat. Hal inilah yang mendorong munculnya beberapa tarian yang khusus untuk ditonton dan bernilai sebagai hiburan, tari Fayaryer Rak Wadwa Biak menjadi salah satunya. Pada Tarian ini setiap penari menggunakan rumbai-rumbai sebagai penutup badan bagian bawah dan berbagai perhiasan pelengkap pakaian adat.
Perhiasan khusus yang biasa dipakai dalam tarian ini terdiri dari bulu burung cendrawasih sebagai hiasan kepala, dan sekuntum bunga berwarna merah yang diselipkan di telinga. Menurut adat di Pulau Numfor, bunga merah yang terselip di telinga seorang laki-laki ini menjadi simbol bahwa amarahnya sedang memuncak. Maka tarian ini juga bermakna bahwa sekelompok laki-laki yang sedang memuncak kemarahannya.
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.
Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1