Family unrecorded

Tari Flobamor

Indonesia

Flobamor adalah tari yang digarap dan dimasukkan unsur-unsur tarian dari tiga pulau terbesar dari Nusa Tenggana Timur yaitu Flores, Sumba dan Timor. Tarian ini digarap oleh Nyonya A. Nisnoni Amalo Jawa di tahun 1972.

No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Archival typographic plate · seeded for Tari Flobamor+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words

Quick guide to Tari Flobamor

Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0

Flobamor adalah tari yang digarap dan dimasukkan unsur-unsur tarian dari tiga pulau terbesar dari Nusa Tenggana Timur yaitu Flores, Sumba dan Timor.

01 · What it is
Living Tradition

Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.

02 · Where & name
Indonesia

Placed on record in Indonesia.

03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)

Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

04 · Proof & reuse
1 cited source

Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.

Common Questions Answered on Record
What is Tari Flobamor in plain words?

Flobamor adalah tari yang digarap dan dimasukkan unsur-unsur tarian dari tiga pulau terbesar dari Nusa Tenggana Timur yaitu Flores, Sumba dan Timor.

Where is Tari Flobamor practised or documented?

Sources on this page place Tari Flobamor in Indonesia.

What is the current condition of Tari Flobamor today?

□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

How do I cite or share this Tari Flobamor entry?

Cite as: "Tari Flobamor." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tari-flobamor, text CC BY-SA, with attribution.

Share or cite this roomNo tracking · CC BY-SA 4.0
WhatsAppXLinkedInRedditFacebook

The tradition & historical record

1 min read · 1 source

Flobamor adalah tari yang digarap dan dimasukkan unsur-unsur tarian dari tiga pulau terbesar dari Nusa Tenggana Timur yaitu Flores, Sumba dan Timor. Tarian ini digarap oleh Nyonya A. Nisnoni Amalo Jawa di tahun 1972. Rasa gerak tari dari ketiga daerah ini dipadu menjadi satu tarian masal yang dilakukan oleh penari-penari wanita. Gerak tari Tunor biasanya menggunakan tempo yang sangat lambat serta sangat halus dan gerak tari Sumba yang lebih banyak diiringi oleh instrumen pukul menggunakan tempo yang cepat. Sedangkan Flores menggunakan tempo yang sedang. Umumnya, para penari mengenakan kain tenun dan baju lengan panjang serta selendang yang agak panjang dan lebar yang dipakai melingkari pinggang. Di mana selendang dalam tari Flobamor berguna sebagai prop tari yang ikut ditarikan pula. Selain itu, tari ini diiringi oleh sasando dan gendang yang dibawa oleh beberapa penari. Tari Flobamor ini sangat unik sehingga mengundang ribuan warga yang kala itu sedang menyaksikan pawai Festival Moyo ketiga tahun 2014, spontan tertawa dan mengikuti tarian tersebut.

The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Flobamor”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.

Tari Flobamor is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1

No recording linked yet — know one? Point at it →
Sources on Record
Sourced or Silent · Still Open

Questions awaiting a cited source

+ Answer with a source →
How many people perform it today?
When is it first attested, and by whom?
What does it look like? No licensed photograph yet.
Is there a second, independent source?