Tari Maluaya merupakan tarian adat masyarakat Nias, Sumatera Utara, yang berkaitan dengan upacara pemakaman kaum bangsawan atau Si’ulu. Tarian ini berfungsi sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tokoh yang meninggal sekaligus mengawal jenazah hingga ke tempat pemakaman. Pertunjukannya melibatkan sekitar 10–12 orang, termasuk empat penari utama yang mengenakan pakaian adat dan membawa senjata tradisional, seperti tombak, pedang, dan perisai. Iringannya menggunakan alat musik tradisional, antara lain gendang, gong, dan faritia. Tari Maluaya mencerminkan penghormatan, solidaritas, serta nilai-nilai adat masyarakat Nias yang diwariskan turun-temurun. 1
Referensi
= =Pranala luar =
Tarian Malluya: Ekspresi Sukacita Mamasa 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Maluaya”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Tari Maluaya is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2