Tari Mulie Bekipas merupakan salah satu tari kreasi baru yang berkembang di Kota Metro, Lampung. Tari ini diciptakan pada tahun 1996 oleh Sri Mumpuni dan Tanjung untuk memperkaya kesenian tari di Lampung.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Tari Mulie Bekipas merupakan salah satu tari kreasi baru yang berkembang di Kota Metro, Lampung. Tari ini diciptakan pada tahun 1996 oleh Sri Mumpuni dan Tanjung untuk memperkaya kesenian tari di Lampung. Gerakannya terinspirasi dari beberapa tari tradisional Lampung, yaitu Tari Sigeh Pengunten, Tari Bedana, dan Tari Melinting.
Tari Mulie Bekipas pertama kali ditampilkan dalam pentas seni di Bandar Lampung. Perkembangannya semakin luas setelah pada tahun 2010 Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menjadikannya sebagai salah satu media pembelajaran untuk kegiatan ekstrakurikuler tari di SMP. Salah satu sekolah yang menggunakannya adalah SMP Negeri 1 Kota Metro.
Selain digunakan dalam pembelajaran, Tari Mulie Bekipas juga sering dilombakan serta ditampilkan dalam acara pernikahan dan penyambutan. Meskipun demikian, tari ini belum sepopuler Tari Sigeh Pengunten atau Tari Sembah. Karena itu, eksistensi dan perkembangan Tari Mulie Bekipas di Kota Metro menarik untuk dikaji lebih lanjut, terutama sebagai bagian dari kekayaan seni tari Lampung.
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari mulie bekipas”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.
Tari mulie bekipas is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1