Tari Puspa Mekar adalah tari penyambutan yang diciptakan oleh Guruh Soekarno Putra dan A.A. Gd. Oka Dalem sekitar tahun 1982. Tarian ini terinspirasi dari adegan rebong pada wayang kulit Bali dan tari kakan-kakan pada Parwa, yang menggambarkan sosok putri nan elok dan sifat kewanitaan yang lembut seperti bunga yang mekar. Tari ini memadukan gerakan tradisional Bali dan Jawa dengan sangat anggun dan berwibawa, menampilkan perpaduan teknik tari dari kedua budaya yang dijalankan dengan halus dan elegan.
Tari Puspa Mekar biasanya dipentaskan sebagai tari penyambutan dalam berbagai acara seni dan budaya di Bali, dengan penari yang mengenakan busana adat yang anggun. Tarian ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga mengandung makna simbolis tentang keindahan, kelembutan, dan kesejahteraan yang diwakili oleh bunga mekarnya puspa. Tari ini menjadi bagian penting dalam repertoar tari Bali modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional dan estetika tinggi.
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Puspa Mekar”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.
Tari Puspa Mekar is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1