Tari Sara Le Selo atau Tari Sara Re Selo adalah tarian suku Wayoli (Halmahera) yang di tampilkan pada acara ritual adat seperti pemasangan bumbungan rumah adat sasadu di desa Sasur, Kecamatan sahu Kabupaten Harmahe barat.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Tari Sara Le Selo atau Tari Sara Re Selo adalah tarian suku Wayoli (Halmahera) yang di tampilkan pada acara ritual adat seperti pemasangan bumbungan rumah adat sasadu di desa Sasur, Kecamatan sahu Kabupaten Harmahe barat.
01 · What it is
Living Tradition
Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.
02 · Where & name
Indonesia
Placed on record in Indonesia.
03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)
Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
04 · Proof & reuse
2 cited sources
Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.
Chapter Takeaways
Referensi= =Pranala luar = Tari Sara Re Selo, budaya.data.kemdikbud.go.id
Common Questions Answered on Record
What is Tari Sara Le Selo in plain words?
Tari Sara Le Selo atau Tari Sara Re Selo adalah tarian suku Wayoli (Halmahera) yang di tampilkan pada acara ritual adat seperti pemasangan bumbungan rumah adat sasadu di desa Sasur, Kecamatan sahu Kabupaten Harmahe barat.
Where is Tari Sara Le Selo practised or documented?
Sources on this page place Tari Sara Le Selo in Indonesia.
What is the current condition of Tari Sara Le Selo today?
□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
How do I cite or share this Tari Sara Le Selo entry?
Cite as: "Tari Sara Le Selo." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tari-sara-le-selo, text CC BY-SA, with attribution.
Tari Sara Le Selo atau Tari Sara Re Selo adalah tarian suku Wayoli (Halmahera) yang di tampilkan pada acara ritual adat seperti pemasangan bumbungan rumah adat sasadu di desa Sasur, Kecamatan sahu Kabupaten Harmahe barat. Tarian ini dibawakan oleh perempuan, beberapa gerakannya menyiratkan arti lemah lembuat, kesopanan dan kecantikan wanita Sasur. Di jaman modern ini tarian ini dibawakan dengan kebaya lengkap dengan selendangnya. Yang menyiratkan arti keanggunan perempuan Wayoli. Berasal dari dua buah kata “Sara” artinya cakalele dan “Selo” artinya memotong. Tarian Sara Re Selo merupakan gerakan tari yang mengeluarkan energi dari dalam tubuh untuk menghadang musuh dan menangkis lawan.
Tari Sara Re Selo ini juga merupakan tarian perang tradisional Suku Wayoli di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Tarian ini menggambarkan keberanian dan perjuangan masyarakat dalam mempertahankan martabat serta menghadapi musuh. Sara Re Selo juga menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur. Tarian ini ditampilkan dalam berbagai upacara adat, penyambutan tamu, dan kegiatan budaya masyarakat Wayoli. 1
Referensi
= =Pranala luar =
Tari Sara Re Selo, budaya.data.kemdikbud.go.id 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Sara Le Selo”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Tari Sara Le Selo is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2