Family unrecorded

Tari Telek Desa Bondalem

Tari Telek Bondalem adalah sebuah varian lokal dari tari Telek yang dipertunjukkan oleh masyarakat Desa Adat Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, sebagai bagian dari tradisi tari topeng sakral.

No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Archival typographic plate · seeded for Tari Telek Desa Bondalem+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words

Quick guide to Tari Telek Desa Bondalem

Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0

Tari Telek Bondalem adalah sebuah varian lokal dari tari Telek yang dipertunjukkan oleh masyarakat Desa Adat Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, sebagai bagian dari tradisi tari topeng sakral.

01 · What it is
Living Tradition

Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.

02 · Where & name
Geography awaiting source

Add a cited source naming the region or community that carries it.

03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)

Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

04 · Proof & reuse
2 cited sources

Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.

Chapter Takeaways
Latar BelakangAwal mula Tari telek berkembang mulai tahun 1935 di Desa Jumpai, Klungkung, Bali.
Fungsi dan MaknaDalam tradisi lokal, Tari Telek dipahami sebagai sarana tolak bala, yakni upaya ritual untuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi komunitas adat.
Pelaksanaan dan PementasanFrekuensi pementasan Tari Telek di wilayah Buleleng bervariasi antar banjar.
Peran dan MaknaTari Telek Bondalem memiliki kedudukan penting dalam menjaga kesinambungan tradisi lokal bagi masyarakat Bondalem, tarian ini berperan sebagai peneguh identitas adat dan sebagai sarana pembelajaran nilai-nilai spiritual…
Common Questions Answered on Record
What is Tari Telek Desa Bondalem in plain words?

Tari Telek Bondalem adalah sebuah varian lokal dari tari Telek yang dipertunjukkan oleh masyarakat Desa Adat Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, sebagai bagian dari tradisi tari topeng sakral.

Where is Tari Telek Desa Bondalem practised or documented?

No verified geographic place has been linked on record yet — editors can add a cited place from the edit page.

What is the current condition of Tari Telek Desa Bondalem today?

□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

How do I cite or share this Tari Telek Desa Bondalem entry?

Cite as: "Tari Telek Desa Bondalem." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tari-telek-desa-bondalem, text CC BY-SA, with attribution.

Share or cite this roomNo tracking · CC BY-SA 4.0
WhatsAppXLinkedInRedditFacebook

The tradition & historical record

4 min read · 2 sources

Tari Telek Bondalem adalah sebuah varian lokal dari tari Telek yang dipertunjukkan oleh masyarakat Desa Adat Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, sebagai bagian dari tradisi tari topeng sakral. Tradisi ini berkembang di Bondalem setelah Tari Telek menyebar dari asal kemunculannya di Desa Jumpai, Klungkung, sekitar tahun 1935, dan kemudian menyebar ke berbagai daerah Bali pada dekade-dekade berikutnya. Tari Telek Bondalem berfungsi sebagai media ritual tolak bala yang diyakini masyarakat mampu memohon keselamatan, menjaga keharmonisan, dan menolak ancaman yang berpotensi mengganggu desa adat. Sebagai bagian dari struktur ritual Buleleng, pementasan Telek di Bondalem dipertahankan melalui tradisi turun-temurun, menggunakan tapel sakral, kostum putih upacara, serta iringan Gamelan Tabuh Bebarongan. Frekuensi pementasannya menyesuaikan adat lokal yang umumnya berbeda antar banjar di wilayah Buleleng. Pelaksanaan tradisi dilakukan dengan tata cara yang diwariskan secara lisan dan menjadi sarana pembelajaran nilai spiritual bagi generasi muda. Meskipun memiliki peranan penting dalam identitas adat Bondalem, tradisi ini menghadapi tantangan berupa minimnya dokumentasi serta kebutuhan regenerasi penari dan penabuh. Pun demikian, Tari Telek Bondalem tetap dipertahankan melalui praktik budaya masyarakat dan pementasan upacara yang menjadikannya bagian integral dari kesinambungan seni pertunjukan sakral di Buleleng. 1

Latar Belakang

Awal mula Tari telek berkembang mulai tahun 1935 di Desa Jumpai, Klungkung, Bali. Mulai berkembang ke berbagai daerah seperti di Banjar Kangin Desa Adat Panjer di Denpasar Selatan mulai tahun 1958-an dan berkembang ke berbagai Daerah di Bali termasuk Desa Bondalem. Tari Telek Desa Bondalem merupakan bagian dari repertoar tari topeng sakral Buleleng. Tari Telek termasuk ragam tari yang diwariskan secara turun temurun dan dipandang sangat penting dalam struktural ritual masyarakat setempat. Keberadaan Bondalem sebagai salah satu desa adat di Buleleng tercantum dalam daftar desa adat resmi yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Bali, dan tradisi Telek yang hidup di desa Bondalem berada dalam lingkup tradisi Tari Buleleng secara umum yaitu sebagai upaya permohonan keselataman, atau pengusiran bahaya maupun penyakit/ancaman. 1

Fungsi dan Makna

Dalam tradisi lokal, Tari Telek dipahami sebagai sarana tolak bala, yakni upaya ritual untuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi komunitas adat. Menurut penjelasan Dinas Kebudayaan Buleleng Ketidakhadiran pementasan Telek dalam siklus upacara tertentu diyakini dapat membawa ketidakharmonisan atau malapetaka bagi desa pendukungnya. Dengan demikian, Telek Bondalem bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga bagian integral dari sistem kepercayaan dan tata upacara desa adat. 1

Pelaksanaan dan Pementasan

Frekuensi pementasan Tari Telek di wilayah Buleleng bervariasi antar banjar. Ada banjar yang mementaskanya dua kali setahun. sementara yang lain melaksanakanya setiap lima belas hari sekali. Pola ini mencerminkan perbedaan adat lokal yang juga diduga berlaku dalam struktural ritual Desa Bondalem, walaupun dokumentasi tertulis mengenai frekuensi pementasan di Desa Bondalem masih terbatas. Pementasan Tari Telek umumnya menggunakan atribut topeng sakral (tapel) untuk laki-laki dan Topeng Telek Luh untuk wanita yang disucikan terlebih dahulu, dengan karakter seperti Telek (karakter halus), topeng jauk manis warna putih (predikat laki-laki dengan paras halus), atau topeng jauk keras (sebagai karakter keras) berwarna merah. Kostum penari menonjolkan pakaian khas Bali warna putih dan memakai gelungan (ikat kepala). Penari mengenakan kostum upacara yang bersih dan mengikuti pekam gerak yang diwariskan secara tradisional. Pertunjukan diiringi gamelan Bali yang berfungsi memperkuat suasana ritual dan sakralitas pementasan.Alat musik yang digunakan ialah iringan gamelan dengan jenis Tabuh Bebarongan dan instrumen lainya seperti gender rambat, gangsa, klenang, kemong, kendang, bacaan suling, dan gong. 1

Peran dan Makna

Tari Telek Bondalem memiliki kedudukan penting dalam menjaga kesinambungan tradisi lokal bagi masyarakat Bondalem, tarian ini berperan sebagai peneguh identitas adat dan sebagai sarana pembelajaran nilai-nilai spiritual bagi generasi muda. Fungsi sosial ini sejalan dengan peran Tari Telek di wilayah Buleleng lainya, yakni memelihara keharmonisan hubungan antara manusia, alam, dan dimensi spiritual dalam konsep kosmologi Bali. 1

Pelestarian

Pelestarian Tari Telek Bondalem menghadapi tantangan berupa minimnya dokumentasi dan pencatatan tertulis, keterbatasan penelitian akademik yang spesifik yang membahas Tari Telek di Bondalem, serta kebutuhan regenerasi penari dan penabuh. Meskipun demikian, tradisi ini tetap dipertahankan melalui praktik adat dan upacara desa. Upaya pelestarian seni tradisi di Buleleng termasuk pementasan budaya secara rutiin, yang turut mendukung keberlanjutan seni pertunjunkan Telek. 1

The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Telek Desa Bondalem”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1

Tari Telek Desa Bondalem is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2

No recording linked yet — know one? Point at it →
Sourced or Silent · Still Open

Questions awaiting a cited source

+ Answer with a source →
How many people perform it today?
When is it first attested, and by whom?
What does it look like? No licensed photograph yet.