Family unrecorded

Tari Tortor Sombah

Indonesia

Tortor Sombah adalah tarian masyarakat Batak Simalungun dari Sumatera Utara yang dipersembahkan untuk menyambut raja, tamu, dan kerabat dekat. Tarian ini dapat dianggap sebagai penghormatan bagi tamu maupun rombongannya.

No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Archival typographic plate · seeded for Tari Tortor Sombah+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words

Quick guide to Tari Tortor Sombah

Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0

Tortor Sombah adalah tarian masyarakat Batak Simalungun dari Sumatera Utara yang dipersembahkan untuk menyambut raja, tamu, dan kerabat dekat.

01 · What it is
Living Tradition

Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.

02 · Where & name
Indonesia

Placed on record in Indonesia.

03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)

Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

04 · Proof & reuse
2 cited sources

Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.

Chapter Takeaways
Gerakan Tortor SombahGerakan tari tortor sombah sejak dahulu tidak memiliki gerakan yang tetap, ciri khasnya adalah gerakan sembah.
Perkembangan Tortor SombahSejak tahun 1997, tarian ini telah banyak mengalami perkembangan.
Common Questions Answered on Record
What is Tari Tortor Sombah in plain words?

Tortor Sombah adalah tarian masyarakat Batak Simalungun dari Sumatera Utara yang dipersembahkan untuk menyambut raja, tamu, dan kerabat dekat.

Where is Tari Tortor Sombah practised or documented?

Sources on this page place Tari Tortor Sombah in Indonesia.

What is the current condition of Tari Tortor Sombah today?

□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

How do I cite or share this Tari Tortor Sombah entry?

Cite as: "Tari Tortor Sombah." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tari-tortor-sombah, text CC BY-SA, with attribution.

Share or cite this roomNo tracking · CC BY-SA 4.0
WhatsAppXLinkedInRedditFacebook

The tradition & historical record

3 min read · 2 sources

Tortor Sombah adalah tarian masyarakat Batak Simalungun dari Sumatera Utara yang dipersembahkan untuk menyambut raja, tamu, dan kerabat dekat. Tarian ini dapat dianggap sebagai penghormatan bagi tamu maupun rombongannya. Bila tortor ini selesai diperlihatkan baru yang lain dapat menarikan sesuatu tarian yang diingininya. Tortor sombah ini telah lama hidup di tengah-tengah masyarakat dengan istilah “sembah”. Umumnya tarian ini diiringi musik yang menggunakan gual parahot-parahot atau gual rambing-rambing dan menggunakan alat musik gonrang sipitu-pitu, ogung, mingmong, sarunei dan sitalasayak. 1

Gerakan Tortor Sombah

Gerakan tari tortor sombah sejak dahulu tidak memiliki gerakan yang tetap, ciri khasnya adalah gerakan sembah. Namun, sejak Taralamsyah Saragih menciptakan kreasinya maka gerakan pada tortor sombah menjadi lebih menarik dan memiliki gerakan yang tetap. Hal ini menjadikan tortor sombah menjadi tortor yang wajib dalam menyambut tamu-tamu istimewa. Gerakan yang dittmjukkan pada tortor sombah baik laki-laki maupun perempuan mencerminkan gerak tubuh orang Simalimgun yaitu lakkah sitolu-tolu (gerakan perpindahan kaki penari laki-laki yang dllakukan dengan cara mengangkatsebelah kaki, sementara kaki lainnya diam ditempat), ondok (gerakan tubuh yang terbentuk pada saat memindahkan kaki dan menggerakkan tangan), eol (gerakan pinggang seperti melingkar atau ke kiri dan ke kanan sesuai dengan gual yang mengikutinya), unjei (gerakan tangan yang terbentuk pada saat kedua tangan (kiri dan kanan) ditarik dari bawah maupun dari samping dagu sejajar dengan telinga dimana telapak tangan berputar 360 derajat), dan unduk (gerakan kepala yang menunduk karena mata cenderung meiihat ke bawah atau ke samping (kiri atau kanan). Hanya saja, gerakan tortor sombah selalu ditandai dengan posisi menyembah yang ditujukan oleh torso, tangan dan kepala, dengan gerakan kaki perempuan tetap mengacu pada serser (gerakan perpindahan kaki perempuan dengan cara menggeser bukan mengangkat dengan sudut-sudut yang dibentuk kedua kaki (kiri dan kanan) adalah 25-30 derajat). Sedangkan gerakan kaki laki-laki dengan lankkah sitolu-tolu. Gerakan menyembah dengan posisi berdiri (marsomhah jonjong), dilakukan dengan posisi telapak tangan terbuka di mana kedua telapak tangan saling menyentuh dan diletakkan di depan wajah, yang diikuti dengan menundukkan kepala dan badan yang setengah membungkuk. 1

Perkembangan Tortor Sombah

Sejak tahun 1997, tarian ini telah banyak mengalami perkembangan. Tortor sombah awalnya berfungsi sebagai tarian upacara penghormatan kepada Raja, kemudian sebagai penghormatan kepada tamu dan saat ini lebih banyak ditarikan pada kegiatan budaya, seperti rondang uttang, marsombah sihol, pariama, marhajbuan dan kematian. Perkembangan lainnya juga terlihat dari tempat biasa tortor sombah ditampilkan. Tortor sombah dahulunya sering dipentaskan di lapangan, kemudian lebih sering ditampilkan di panggung pertunjukkan. Perkembangan juga terjadi pada para penari, dulunya sering ditarikan secara tunggal menjadi berpasangan, lalu menjadi berkelompok. Selain itu, pola lantai juga mengalami perkembangan sesuai dengan jumlah penarinya. Hal yang sama terjadi dalam hal busana penari mengalami perkembangan. Zaman dahulu para penari tortor sombah dalam penampilannya sering menggunakan baju tradisional Simalungun, tetapi saat sekarang sudah menggunakan busana Simalungun yang di modifikasi atau modern. 1

The text above is adapted from the Wikipedia article “Tari Tortor Sombah”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1

Tari Tortor Sombah is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2

No recording linked yet — know one? Point at it →
Sources on Record
Sourced or Silent · Still Open

Questions awaiting a cited source

+ Answer with a source →
How many people perform it today?
When is it first attested, and by whom?
What does it look like? No licensed photograph yet.