Family unrecorded

Tarian Caplokan

Tarian Caplokan merupakan bagian dari pertunjukan Reog Ponorogo, khas dari Ponorogo, Jawa Timur. Dalam konteks Reog, “caplokan” merujuk pada kepala harimau pada topeng yang dikenakan penari.

No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Archival typographic plate · seeded for Tarian Caplokan+ Add licensed photo →
Understand in 30 Seconds · In Plain Words

Quick guide to Tarian Caplokan

Sourced or Silent · CC BY-SA 4.0

Tarian Caplokan merupakan bagian dari pertunjukan Reog Ponorogo, khas dari Ponorogo, Jawa Timur.

01 · What it is
Living Tradition

Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.

02 · Where & name
Geography awaiting source

Add a cited source naming the region or community that carries it.

03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)

Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

04 · Proof & reuse
2 cited sources

Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.

Chapter Takeaways
PertunjukanPertunjukan Tarian Caplokan biasanya merupakan bagian dari pementasan Reog Ponorogo yang disajikan dalam format sendratari komunal.
TarianGerak tarian Caplokan dalam Reog Ponorogo sangat khas dan simbolis.
Common Questions Answered on Record
What is Tarian Caplokan in plain words?

Tarian Caplokan merupakan bagian dari pertunjukan Reog Ponorogo, khas dari Ponorogo, Jawa Timur.

Where is Tarian Caplokan practised or documented?

No verified geographic place has been linked on record yet — editors can add a cited place from the edit page.

What is the current condition of Tarian Caplokan today?

□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.

How do I cite or share this Tarian Caplokan entry?

Cite as: "Tarian Caplokan." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/tarian-caplokan, text CC BY-SA, with attribution.

Share or cite this roomNo tracking · CC BY-SA 4.0
WhatsAppXLinkedInRedditFacebook

The tradition & historical record

2 min read · 2 sources

Tarian Caplokan merupakan bagian dari pertunjukan Reog Ponorogo, khas dari Ponorogo, Jawa Timur. Dalam konteks Reog, “caplokan” merujuk pada kepala harimau pada topeng yang dikenakan penari. Struktur kerangka caplokan dibuat dari kayu, bambu, dan rotan, lalu ditutup dengan kulit harimau (macan gembong). Tarian Caplokan sering diiringi oleh “dadak merak” yaitu hiasan bulu merak di bagian atas topeng yang menjadi simbol penting dalam visual Reog. Selain bersifat dekoratif, tarian ini memiliki nilai magis dan simbolis tinggi dalam tradisi Reog. 1

Pertunjukan

Pertunjukan Tarian Caplokan biasanya merupakan bagian dari pementasan Reog Ponorogo yang disajikan dalam format sendratari komunal. Salah satu bagian spektakuler adalah ketika penari warok (pembarong) menari dengan topeng kepala harimau (caplokan) yang sangat berat, sering kali beratnya berkisar antara 30–60 kg. Durasi tarian Reog dalam pertunjukan bisa berkisar antara 15 hingga 30 menit per adegan utama, tergantung kelompok dan jenis pertunjukan. Sebuah grup Reog reguler terdiri dari sekitar 25 hingga 40 orang pemain (penari dan musisi) di dalam satu pertunjukan. Tarian Caplokan terdiri dari beberapa bagian, seperti Pembukaan, Jathil/Kuda Kepang dan Aksi Singo Barong (Caplokan). 1

Tarian

Gerak tarian Caplokan dalam Reog Ponorogo sangat khas dan simbolis. Penari yang membawa topeng kepala harimau (caplokan) dengan dadak merak di atasnya. Kemudian menampilkan gerakan yang menunjukkan kekuatan dan keseimbangan luar biasa. Beberapa nama gerakan dalam tarian dadak merak (yang mencakup caplokan) termasuk “sendalan”, “tanjak”, dan “kebat” ini merupakan pola tarian yang terstruktur untuk menjaga kestabilan topeng saat digerakkan. Selain penari caplokan, koreografi tarian Reog secara keseluruhan mencakup karakter lain seperti jathilan (penunggang kuda anyaman), warok, dan Bujang Ganong. Pola gerak jathilan misalnya digambarkan lincah dan cekatan, mengikuti irama musik yang bisa berpindah antara “mlaku (lambat)” dan “ngracik (lebih cepat)”. 1

The text above is adapted from the Wikipedia article “Tarian Caplokan”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1

Tarian Caplokan is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2

No recording linked yet — know one? Point at it →
Sources on Record
[1]Wikipedia: Tarian Caplokan · encyclopedia
Sourced or Silent · Still Open

Questions awaiting a cited source

+ Answer with a source →
How many people perform it today?
When is it first attested, and by whom?
What does it look like? No licensed photograph yet.