Tarian Caplokan merupakan bagian dari pertunjukan Reog Ponorogo, khas dari Ponorogo, Jawa Timur. Dalam konteks Reog, “caplokan” merujuk pada kepala harimau pada topeng yang dikenakan penari.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Tarian Caplokan merupakan bagian dari pertunjukan Reog Ponorogo, khas dari Ponorogo, Jawa Timur. Dalam konteks Reog, “caplokan” merujuk pada kepala harimau pada topeng yang dikenakan penari. Struktur kerangka caplokan dibuat dari kayu, bambu, dan rotan, lalu ditutup dengan kulit harimau (macan gembong).
Tarian Caplokan sering diiringi oleh “dadak merak” yaitu hiasan bulu merak di bagian atas topeng yang menjadi simbol penting dalam visual Reog. Selain bersifat dekoratif, tarian ini memiliki nilai magis dan simbolis tinggi dalam tradisi Reog. 1
Pertunjukan
Pertunjukan Tarian Caplokan biasanya merupakan bagian dari pementasan Reog Ponorogo yang disajikan dalam format sendratari komunal. Salah satu bagian spektakuler adalah ketika penari warok (pembarong) menari dengan topeng kepala harimau (caplokan) yang sangat berat, sering kali beratnya berkisar antara 30–60 kg. Durasi tarian Reog dalam pertunjukan bisa berkisar antara 15 hingga 30 menit per adegan utama, tergantung kelompok dan jenis pertunjukan. Sebuah grup Reog reguler terdiri dari sekitar 25 hingga 40 orang pemain (penari dan musisi) di dalam satu pertunjukan. Tarian Caplokan terdiri dari beberapa bagian, seperti Pembukaan, Jathil/Kuda Kepang dan Aksi Singo Barong (Caplokan). 1
Tarian
Gerak tarian Caplokan dalam Reog Ponorogo sangat khas dan simbolis. Penari yang membawa topeng kepala harimau (caplokan) dengan dadak merak di atasnya. Kemudian menampilkan gerakan yang menunjukkan kekuatan dan keseimbangan luar biasa. Beberapa nama gerakan dalam tarian dadak merak (yang mencakup caplokan) termasuk “sendalan”, “tanjak”, dan “kebat” ini merupakan pola tarian yang terstruktur untuk menjaga kestabilan topeng saat digerakkan. Selain penari caplokan, koreografi tarian Reog secara keseluruhan mencakup karakter lain seperti jathilan (penunggang kuda anyaman), warok, dan Bujang Ganong. Pola gerak jathilan misalnya digambarkan lincah dan cekatan, mengikuti irama musik yang bisa berpindah antara “mlaku (lambat)” dan “ngracik (lebih cepat)”. 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tarian Caplokan”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Tarian Caplokan is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2