Tenteng Malino adalah makanan khas Bugis-Makassar yang berasal dari dari Kota Malino, Gowa, Sulawesi Selatan. Bahan dasar dari Makanan ini adalah gula merah dan kacang tanah, sehingga sering disebut Baje Canggoreng.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Tenteng Malino adalah makanan khas Bugis-Makassar yang berasal dari dari Kota Malino, Gowa, Sulawesi Selatan. Bahan dasar dari Makanan ini adalah gula merah dan kacang tanah, sehingga sering disebut Baje Canggoreng. Aslinya, bentuk kemasan makanan ini berbentuk seperti permen dengan pembungkus dari Kulit jagung. Tapi seiring perkembangan, kemasannya diganti menjadi plastik.Dalam proses pembuatannya, tenteng Malino diolah dengan cara melelehkan gula merah atau gula aren hingga mengental, kemudian dicampur dengan kacang tanah yang telah disangrai dan dikupas kulitnya. Adonan hangat tersebut kemudian dicetak atau dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil. Selain rasa manis yang pekat dari karamelisasi gula merah, camilan ini memiliki tekstur renyah dan aroma gurih yang khas dari kacang sangrai. Di daerah asalnya, Malino, panganan ini menjadi salah satu buah tangan atau oleh-oleh utama yang paling banyak diburu oleh para wisatawan.
Pembuatan makanan ini dimulai dari mencairkan gula merah pada wajan atau panci sampai mengental lalu dicampurkannya kacang tanah ke dalam lumeran gula merah. Diaduk hingga mulai mendingin dan dicetak sesuai ukuran dan dikemas dengan plastik. 1
Pranala luar
Foto Tenteng Malino Diarsipkan 2015-04-16 di Wayback Machine 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Tenteng Malino”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Tenteng Malino is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2
The source record links this tradition to 1 external register, which can be verified through the citation. 2