Ungkrung adalah salah satu hidangan ekstrem yang berasal dari Gunungkidul, atau kepompong ulat jati, yang diolah dengan bumbu sederhana, seperti bawang putih dan garam.
No licensed photograph yet
Four in five rooms open without one. Add a photograph with a declared licence and your credit sits under it, permanently.
Ungkrung adalah salah satu hidangan ekstrem yang berasal dari Gunungkidul, atau kepompong ulat jati, yang diolah dengan bumbu sederhana, seperti bawang putih dan garam.
01 · What it is
Living Tradition
Documented cultural tradition on record; family classification awaits an editor.
02 · Where & name
Indonesia
Placed on record in Indonesia.
03 · How it is doing
□□□□ (Not yet assessed)
Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
04 · Proof & reuse
1 cited source
Every claim links to a public record below. Free to quote, teach, and share under CC BY-SA 4.0.
Common Questions Answered on Record
What is Ungkrung in plain words?
Ungkrung adalah salah satu hidangan ekstrem yang berasal dari Gunungkidul, atau kepompong ulat jati, yang diolah dengan bumbu sederhana, seperti bawang putih dan garam.
Where is Ungkrung practised or documented?
Sources on this page place Ungkrung in Indonesia.
What is the current condition of Ungkrung today?
□□□□ (Not yet assessed): Documented in open cultural records, but no cited field assessment of its current vitality has been added here yet.
How do I cite or share this Ungkrung entry?
Cite as: "Ungkrung." folkroom, https://folkroom.org/art-forms/ungkrung, text CC BY-SA, with attribution.
Ungkrung adalah salah satu hidangan ekstrem yang berasal dari Gunungkidul, atau kepompong ulat jati, yang diolah dengan bumbu sederhana, seperti bawang putih dan garam. Meski terdengar menantang, rasanya yang gurih dan proteinnya yang tinggi, menjadikan hidangan ini menjadi daya tarik di daerah Gunungkidul. Ungkrung merupakan sebutan lokal untuk kepompong ulat jati, yang biasanya muncul pada awal musim hujan.
Ungkrung menjadi hidangan khas yang dapat dinikmati untuk sarapan dan pendamping nasi. Kepompong ini memiliki bentuk lonjong dan memiliki ukuran sekelingking bayi. Masyarakat setempat biasanya memulai pencarian ungkrung sejak pagi, terutama setelah subuh. Biasanya ungkung berada di bawah daun-daun jati yang berguguran atau di batang pohon. Ungkrung yang sudah dikumpulkan kemudian diolah dengan cara digoreng menggunakan bumbu sederhana.
Popularitasnya semakin meningkat, terutama di kalangan pecinta kuliner ekstrem. Wisatawan dapat menikmati hidangan ungkrung di resto atau toko suvenir khas Gunungkidul. Ungkrung memiliki rasa gurih yang khas, terutama setelah digoreng dengan bawang putih dan garam.
The text above is adapted from the Wikipedia article “Ungkrung”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence.
Ungkrung is recorded in open cultural data. The structured record cited below does not describe the practice, and this entry has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 1