The tradition & historical record
3 min read · 2 sourcesLamang tapai adalah makanan ringan yang berasal dari Sumatera Barat, Indonesia. Rasanya manis, enak dan ada sedikit rasa fermentasi di dalamnya. Biasanya lamang tapai banyak dijumpai pada Idul Fitri, pernikahan, pesta adat atau acara khitanan. Namun, ada juga yang menjual lamang tapai sebagai hidangan berbuka puasa di bulan Ramadhan. Ada dua cara makan lamang tapai. Pertama, keduanya diaduk menjadi satu seperti kolak. Cara kedua, dengan mencelupkan lamang yang sudah diiris tipis ke dalam tapai. 1
Sejarah
Dalam tradisi Minangkabau, dulunya lamang tapai dijadikan sebagai buah tangan dari menantu perempuan untuk mertuanya. Menantu perempuan membawa hidangan ini sebagai cara untuk mengkomunikasikan kehidupan rumah tangganya kepada mertuanya. Keharmonisan hubungan akan dinilai melalui rasa lamang tapai yang disajikan. Selain itu, lamang tapai juga dibawa saat upacara manjapuik marapulai. Di masa kini, lamang tapai mudah ditemui saat bulan Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, peringatan Maulid Nabi, peringatan wafat, bertamu, dan baralek atau pesta pernikahan. Masyarakat Minang biasanya akan membuat lamang tapai sebelum hari spesial tiba. Tradisi ini disebut dengan malamang dan dilakukan secara gotong royong. Tidak ada makna simbolis dalam penyajian lamang dan tapai, tetapi masyarakat Minang merasa bahwa lamang kurang lengkap jika tidak disajikan dengan tapai. Mereka mengibaratkan lamang dan tapai seperti laki-laki dan perempuan, yang tidak bisa tanpa satu sama lain. 1
Bahan
500 beras ketan hitam 2 keping ragi tape 2 sdm gula halus 2 gelas air 4 kg beras ketan santan dari 6 buah kelapa 4 siung bawang putih yang ditumbuk halus garam secukupnya 1
Cara memasak
Sama seperti membuat lemang, tetapi harus menggunakan ruas bambu muda. Setelah beras ketan dicuci bersih, beras dimasukkan ke dalam lemang dan ditutup dengan daun pisang. Kemudian, santan dituangkan ke dalamnya dan dibakar dalam api kecil. Untuk membakarnya juga harus hati-hati agar ruas bambu tidak hampir terbakar dan memakan waktu lima jam. Sedangkan untuk tapai pulut, yaitu beras ketan hitam yang dibuat dengan memfermentasi beras ketan dengan ragi. Beras ketan akan dikukus dengan air secukupnya dan bila sudah lunak akan ditambahkan ragi. Selanjutnya ragi akan disimpan dalam wadah dan ditutup rapat, minimal selama dua hari. 1
Popularitas
Lamang tapai sangat mudah ditemukan di pasar tradisional, khususnya di Dataran Tinggi Minangkabau. Harga lamang tapai diperkirakan antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000. Pernah dijadikan lagu Lamang Tapai dinyanyikan oleh almh. Elly Kasim. 1
The text above is adapted from the Wikipedia article “Lamang tapai”, available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 licence. 1
Lamang tapai is Tradisional Minangkabau Dish, according to the structured record cited below. This entry was generated automatically from that record and has not yet been reviewed by a person familiar with the tradition. 2
The source record links this tradition to 1 external register, which can be verified through the citation. 2